Empat Musisi Lokal Tampil Memukau di Gelaran Live Session #2 Jakarta
SuaraJakarta.id - Keriaan Live Session #2 persembahan unit kolektif kreatif Koalisi Statement sukses digelar di Kedai Suguh,quickqapp官网 Palmerah, Jakarta pada Sabtu (11/2/2023) malam. Semarak acara yang dipandu oleh Eno Suratno Wongsodimedjo dan Jack Andie ini sudah terasa sejak pintu dibuka.
Lebih dari 70 pasang mata hadir di keriaan yang menampilkan empat musisi arus samping dengan karya mumpuni, yakni Obat Macan, Ervin Kumbang, Daniel Rumbekwan, dan Suara Elegi.
Malik dan Adit yang menggawangi unit Obat Macan menjadi penampil pertama dan sukses memanaskan panggung dengan membawakan sejumlah lagu milik mereka, termasuk "Jangan Datang ke Sukabumi" dan "Kumpul Enggak Kumpul asal Makan".
Malik sendiri bukan sosok baru di kancah permusikan. Namanya cukup mentereng di skena musik lokal Sukabumi sejak membentuk kolektif Rumah Mesra dan radio online Mesin Suara. Obat Macan, menjadi unit penghibur yang juga lahir tangan dinginnya.
Baca Juga:Dengarkan Musik Klasik Setiap Hari dan Dapatkan 4 Manfaat Ini!
Sementara Ervin Kumbang yang didaulat menjadi penampil kedua juga mampu memakukan pandangan penonton ke arah panggung lewat karya-karyanya yang segar dan relevan.
Ervin sendiri dikenal sebagai penyanyi cum penulis lagu yang karyanya kerap mengajak pendengarnya berkontemplasi.
Lirik lagu milik Ervin, di antaranya bercerita tentang cinta, kesenjangan konsumerisme budaya barat-timur, dan bahasa.
Keberadaan Ervin di kancah permusikan merupakan pemberontakan terhadap cara berpikir bahwa orang dengan latar belakang sosial-ekonomi sederhana yang tinggal di negara dunia ketiga seperti Indonesia tidak akan pernah bisa mendistribusikan musiknya ke negara maju.
Gelaran kedua Live Session sempat terhenti lantaran cuaca yang tidak bersahabat, hingga keriaan yang semula dihelat outdoor, harus dipindah ke area dalam ruangan.
Baca Juga:Saatnya Musisi Lokal Mendapat Tempat di Hati Masyarakat Indonesia
Hujan yang terus turun tidak membuat para penonton yang telah membeli tiket beranjak. Bahkan, area indoor yang lebih sempit justru membikin suasana semakin intim.
Sebelumnya Selanjutnya- 1
- 2
(责任编辑:休闲)
- Cara Install WA GB Versi Terbaru
- Menteri PKP Usul Revisi UU No 23 Tahun 2014, Minta Pemda Bantu Selesaikan Masalah Perumahan
- Desa BRILiaN ini Sukses Kembangkan Pariwisata Alam dan Agrikultur, Intip Ceritanya
- Rumah di Duren Sawit Digembok Paksa, Ibu dan Anak Usia 2 Tahun Terkurung 3 Hari
- Kelola Lapangan Tua, Pertamina EP Tetap Catat Produksi Siginifikan di 2024
- Kemenag RI Minta Penghulu dan Penyuluh Edukasi Bahaya Judi Online pada Calon Pengantin
- Pakai Lem Panas, Tren Makeup '3D Teardrop' di Jepang Disebut Bahaya
- APBN Utamakan Keputusan Politik, Pengamat Tidak Yakin Pembatasan BBM Bisa Berjalan Efektif
- Giring dan PSI Senang Formula E Gagal, Kata Andi Sinulingga Nyelekit: Bisa Nyerang Anies
- Prabowo Apresiasi Langkah Tegas RI–Thailand Tangani Perdagangan Orang
- VIDEO: Makhluk
- Wujudkan PNBP yang Akuntabel DJKI Secara Resmi Ubah Alur Pembayaran
- Kunjungi BNPB, Heru Budi Disarankan Desain Gedung Pemerintahan Tahan Gempa 7 SR
- Bangkok Kota Pariwisata Terbaik Dunia 2024, Sambut 32,4 Juta Wisman
- Bakal Ada Tujuh Panggung Saat Car Free Night Sudirman
- 5 juta Ton Biji Nikel Diekspor Secara Ilegal, Sultan: Program Hilirisasi Perlu Dievaluasi
- Lupa Tutup Pintu, Penjaga Kebun Binatang Tewas Diserang Harimau
- Asyik Main, 2 Bocah Tewas Tenggelam di Waduk Ria Rio
- Peringkat Angkatan Laut Indonesia Ada di 4 Besar Dunia, Makin Kuat Ditambah Kapal Selam Baru
- Batik Lokal 'Apikmen' Buktikan Mampu Menembus Pasar Global Lewat Dukungan UMK Academy Pertamina